
Studi Banding SMKN 2 Sewon ke PJS Library SMKN 2 Yogyakarta
Belajar adalah kebutuhan utama apabila kita menginginkan pertumbuhan dan perkembangan. Manusia memang pelaku utama dalam proses pembelajaran tersebut. Pola belajar dan apa yang dipelajari tergantung dari minat dan juga ketugasan dari sumber daya tersebut. Keberadaan kita dalam sebuah organisasi, mengharuskan belajar tentang bagaimana menumbuhkembangkan serta beradaptasi dalam perkembangan zaman. Hal itulah yang sedang diperjuangkan oleh tim pengembang perpustakaan SMKN 2 Sewon.
Kamis, 29 Januari 2026. Pada hari tersebut, PJS Library menerima kunjungan study banding dari tim pengembang perpustakaan SMKN 2 Sewon. Ada 11 personil ikut serta yang terdiri atas beberapa wakil kepala sekolah, kepala TU, kepala perpustakaan, beberapa guru, dan pengelola perpustakaan. Kunjungan diterima oleh Manajemen SMKN 2 Yogyakarta di ruang Jodhipati. Kegiatan dimulai dengan leadership karakter, sambutan dari SMKN 2 Sewon, sambutan dari SMKN 2 Yogyakarta, penyerahan cinderamata, presentasi perpustakaan, tanya jawab, dan diakhiri dengan library tour ke PJS Library.
Study banding ini merupakan momen awal SMKN 2 Sewon untuk belajar tentang bagaimana mengelola perpustakaan sekolah. Selama penyampaian materi dan tanya jawab, banyak hal yang menjadi bahan diskusi. Mulai tentang bagaimana memulai, mana yang harus dilakukan terlebih dahulu, mau dibawa ke visi yang mana perpustakaan, standar pengelolaan, manajemen waktu target, hingga sampai dengan keterlibatan dan dukungan manajemen sekolah, porsi anggaran dan penganggarannya.
Pada kegiatan library tour dimana tim pengembang perpustakaan SMKN 2 Sewon, berkunjung dan menyaksikan langsung ke PJS Library, diskusi menjadi lebih intens dan aplikatif. Tentang bagaimana pengelolaan pengunjung dan kunjungan, sistem otomasi yang digunakan, pengelolaan koleksi, kebutuhan ruang, juga beberapa program kegiatan yang telah dilakukan. Pada momen ini PJS Library dan SMKN 2 Sewon saling berbagi pengalaman dan solusi.
Kepada SMKN 2 Sewon, selamat membangun rumah ilmu di sekolah. Membangun perpustakaan bukan tentang seberapa megah gedung perpustakaannya, bukan seberapa mahal sistemnya. Tetapi tentang satu anak yang masuk ke perpustakaan, menemukan satu buku yang disukainya, dan ia keluar dengan satu ide baru dikepalanya. Itulah kemenangan yang sebenarnya bagi perpustakaan. Mari terus hidupkan perpustakaan, dan sambut anak-anak bangsa dengan penuh suka cita. (usw)


